Asro Pun’ Blog

Counterparts Clauses

Posted by asro pada 11 Juni 2013

Tidak jarang untuk suatu alasan tertentu dimana diperlukan proses penandatanganan kontrak yang cepat karena keadaan yang mendesak sementara para pihak yang berkontrak berada pada lokasi yang berjauhan (misalnya berlainan negara), mereka bersepakat untuk menandatangani kontrak pada lembar naskah/duplikat yang terpisah. Untuk mengikat kesepakatan ini,  diperlukan counterparts clause (pasal counterparts).

Counterparts clause berisi ketentuan bahwa para pihak tidak perlu menadatangani kontrak pada naskah yang sama sebagaimana yang biasa dilakukan, tetapi pada duplikat yang terpisah, dan tiap-tiap dari duplikat tersebut dinyatakan sebagai asli, tetapi semua duplikat tersebut secara bersama-sama merupakan kontrak yang satu dan sama.

Berikut adalah contoh-contoh counterparts clause yang diambil dari contractstandards.com .

This Agreement may be executed in counterparts, each of which shall be deemed to be an original but all of which taken together shall constitute one and the same agreement and shall become effective when one or more counterparts have been signed by each of the parties and delivered to the other party.

This Agreement may be executed in two or more counterparts, and by facsimile, all of which shall be considered one and the same agreement and shall become effective when one or more counterparts have been signed by each of the parties and delivered to the other party, it being understood that all parties need not sign the same counterpart.

This Agreement  may be executed in two or more counterparts, each of which together shall be deemed an original , but all of which together shall constitute one and the same instrument. In the event that any signature is delivered by facsimile transmission or by e-mail delivery of “.pdf” format data file, such signature shall create a valid and binding obligation of the party executing (or on whose behalf such signature is executed) with the same force and effect as if such facsimile or “.pdf” signature page were an original thereof.

This Agreement may be executed in any number of counterparts, each of which when so executed and delivered shall be an original hereof, and it shall not be necessary in making proof of this Agreement to produce or account for more than one counterpart hereof.

Dari contoh-contoh di atas dapat dilihat bahwa counterparts clause paling kurang berisi hal-hal sbb:

  • Pernyataan bahwa kontrak dibuat dalam bentuk counterparts dalam beberapa duplikat dimana masing-masing duplikat dianggap asli, tetapi semuanya secara bersama-sama merupakan kontrak yang satu dan sama.
  • Pengaturan tentang kapan kontrak tersebut mulai berlaku efektif.

Berikut contoh lainnya yang diambil dari cleggssolicitors.com:

This Agreement may be executed in any number of counterparts, each of which when executed and delivered shall constitute an original of  this Agreement, but all the counterparts shall together constitute the same  agreement. No counterparts shall be effective until each party has executed at least one counterpart.

dan yang diambil dari lexology.com

This Agreement may be executed in any number of counterparts, each of which when executed and delivered shall constitute  a duplicate original, but all counterparts together shall constitute a single agreement.

Ada dua alasan utama mengapa counterparts clause ini digunakan. Pertama, untuk menegaskan bahwa tiap-tiap pihak tidak perlu menandatangani lembar yang sama agar kontrak tersebut berkekuatan mengikat. Alasan kedua adalah untuk menghindari masalah terkait keaslian dari kontrak yang ditandatangani oleh setiap pihak pada lembar duplikat yang berbeda.

Counterparts clause utamanya digunakan pada kondisi berikut:

  • Dalam transaksi besar yang melibatkan banyak pihak dimana tidak semua pihak secara fisik dapat hadir pada saat penandatanganan kontrak, sehingga tidak memungkinkan semua pihak memberikan tandatangannya secara bersama-sama dalam satu naskah kontrak.
  • Dalam transaksi tertentu seperti transaksi penjualan properti dimana para pihak saling bertukar lembar tandatangan (biasanya melalui kuasa hukumnya), dan satu pihak hanya menyimpan halaman tandatangan yang diterimanya dari pihak lainnya.
  • Dalam transaksi lainnya dimana keadaan tidak memungkinkan satu naskah kontrak ditandatangani oleh seluruh pihak pada tanggal penandatanganan.

Sebenarnya tidak adanya counterparts clause tidak dengan sendirinya membatalkan sebuah kontrak yang dibuat dalam bentuk counterparts yang terpisah. Akan tetapi sebuah counterparts clause dapat membantu  mencegah klaim dari suatu pihak kepada pihak lainnya dengan alasan bahwa kontrak tersebut tidak mengikat karena tidak ada naskah tunggal yang ditandatangani oleh seluruh pihak atau karena mereka tidak mengetahui bahwa mereka mengikatkan diri dalam kontrak dengan menandatangani suatu naskah kontrak yang tidak ditandatangani juga oleh pihak lainnya.

Pada kondisi tertentu, para pihak dalam kontrak membutuhkan lebih dari satu duplikat kontrak asli untuk berbagai keperluan, misalnya untuk keperluan perpajakan, kelengkapan dokumen sesuai peraturan perundangan atau keperluan administrasi lainnya. Pada kondisi seperti ini counterparts cluase sangat berguna untuk memastikan bahwa setiap duplikat kontrak tersebut adalah asli.

Tidak setiap kontrak harus dibuat secara counterparts. Berikut adalah beberapa kondisi dimana kontrak tidak perlu dibuat counterparts:

  • Seluruh pihak hadir pada saat penandatanganan dimana setiap pihak akan menandatangani naskah asli kontrak bersama-sama sebanyak yang diperlukan, misalnya dibuat dua atau tiga rangkap.
  • Naskah asli kontrak ditandatangani pada waktu yang berbeda oleh para pihak, dengan cara semua naskah asli dikirim ke setiap pihak untuk ditandatangani secara bergantian, dengan kontrak diberi tanggal dan berlaku efektif pada tanggal penandatanganan terakhir.
  • Hanya satu naskah kontrak asli yang dibuat, sedangkan untuk keperluan para pihak dibuat salinan yang dilegalisir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: