Asro Pun’ Blog

Kontrak : (1) Apa itu Kontrak?

Posted by asro pada 25 April 2011

Seorang kawan yang baru seminggu dimutasi dari unit/daerah ke kantor pusat bercerita bahwa bekerja di ibukota merupakan impian sebagian besar orang (baca kariawan) unit termasuk dirinya. Selain mendapatkan promosi jabatan serta suasana kerja yang baru dan nyaman di kantor pusat, juga banyak sekali kemudahan, fasilitas, hiburan dan sebagainya yang bisa dinikmati di Ibukota.  Selanjutnya menurut kawan ini,  satu hal yang menjadi kekurangan ibukota adalah masalah kemacetan. Untuk menghindari kemacetan ini terutama pada saat pergi/pulang kantor,  kawan ini berencana mengontrak rumah di sekitar kantor. Sambil mencari – cari rumah kontrakan  yang sesuai, untuk sementara dia menyewa kamar di sekitar/belakang pertokoan dekat  kantornya.

Perhatikan kalimat  di atas terutama kata mengontrak dan  menyewa ,  kawan ini membedakan pengertian kontrak (mengontrak) dari sewa (menyewa). Dari ceriteranya terlihat bahwa sewa lebih bersifat sementara dan dengan jangka waktu yang belum pasti dan cenderung lebih singkat (1 hari, 1 minggu atau 1 bulan). Sedangkan kontrak menunjukan kepastian jangka waktu dan umumnya lebih lama (1 tahun, 5 tahun atau 10 tahun). Sebenarnya arti sewa dan kontrak seperti yang dipahami oleh kawan ini adalah sama dengan pengertian kontrak yang biasa kita gunakan sehari-hari (pengertian sehari-hari), dimana  kontrak dapat diartikan sebagai sewa dengan jangkawaktu tertentu, kontrak diartikan secara sempit. Lalu apa sebenarnya pengertian kontrak menurut literatur? Berikut akan disampaikan pengertian kontrak berdasarkan literatur seperti yang ditulis oleh I. G. Rai Widjaya SH, MA dalam bukunya Merancang Suatau Kontrak  (Contract Drafting) Teori dan Praktik Edisi Revisi yang menjadi sumber utama dari tulisan berseri ini.

Pengertian Kontrak menurut Black’s Law Dictionary:  Contract : An agreement between two or more persons which creates an obligation to do or not to do a peculiar thing”. (Kontrak : Suatu perjanjian antara dua orang atau lebih yang menciptakan kewajiban untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu hal yang khusus).

Menurut Prof Subekti : Kontrak adalah lebih sempit dari pada Perjanjian karena kontrak ditujukan kepada perjanjian atau persetujuan tertulis.

Dari kedua  pengertian di atas dapat kita katakan bahwa arti dari   kontrak adalah perjanjian tertulis  antara dua orang atau lebih yang menciptakan kewajiban untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu.  Jadi perjanjian memiliki arti lebih luas dari kontrak, semua kontrak adalah perjanjian, tetapi tidak semua perjanjian merupakan kontrak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: