Asro Pun’ Blog

Model Predictive Control

Posted by asro pada 12 Januari 2010

Advanced Process Control (APC) merupakan teknik kontrol yang sudah terjamin baik (proven) dan banyak digunakan di industri proses seperti kilang minyak, pabrik petrokimia dan industri kimia lainnya. Tujuan penggunaannya adalah untuk meningkatkan efisiensi operasi unit proses.  Salah satu jenis APC yang paling banyak digunakan adalah teknologi Model/Multivariable Predictive Control (MPC). MPC, dengan kemampuannya menangani banyak variabel sekaligus sudah terbukti memberikan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan Basic Regulatory Control (BRC) ataupun Enhanced Regulatory Control (ERC).  Beberapa fitur penting dari teknologi MPC akan dijelaskan berikut ini.

Multi-variable & Model predictive.  Di dalam industri proses banyak ditemukan unit proses atau bagian unit proses yang memiliki sifat interaksi, dimana perubahan salah satu variabel proses (sebagai manipulated variable) akan mempengaruhi lebih dari satu variabel proses lainnya (sebagai controlled variable). Unit proses dengan sifat interaksi seperti ini ditambah waktu tunda (time delay) yang lama, membuat ia sangat sulit untuk dikontrol oleh BRC maupun ERC.  MPC dengan kemampuannya menangani banyak variabel sekaligus (multi variable) ditambah kemampuannya memanfaatkan model proses untuk memprediksi outputnya dimasa mendatang (predictive control), membuat ia sangat cocok untuk mengatasi permasalahan interaksi dan waktu tunda ini.  Menggunakan data-data input (manipulated variable/MV) dan output (control variable/CV) pada waktu sebelumnya, MPC dapat memanfaatkan model proses untuk memprediksi CV termasuk error/deviasinya dan memberikan MV dengan besaran tertentu sehingga error/deviasi tersebut tidak terjadi.

Optimizing.  MPC memiliki paket optimasi bawaaan (embedded), seperti linear programming atau quadratic programmining. Dengan menggunakan informasi mengenai harga umpan (feed), utilitas (utility) dan produk (product), serta dengan mempertimbangkan batasan (constraint) operasi, program optimasi akan menentukan kondisi operasi yang paling menguntungkan. Dalam setiap siklus, target operasi dalam bentuk setpoint akan ditentukan, MV yang dikeluarkan akan menggerakan kondisi operasi ke target tersebut.

Constraint Handling.  Biasanya operator mengoperasikan unit operasi pada daerah yang aman, jauh dari batasan operasi dan proses (operation & process constraint). Akan tetapi, MPC memiliki kemampuan untuk mengontrol operasi unit proses sedekat mungkin dengan batasan tersebut.  Batasan operasi yang umumnya dijumpai misalnya spesifikasi produk, sedangkan batasan proses misalnya kemampuan pompa, control valve serta peralatan proses lainnya.

3 Tanggapan to “Model Predictive Control”

  1. Gready said

    saya sangat tertarik dengan bahasan dari APC ini. Boleh minta referensinya ?? Trims

  2. Cinta said

    Saya juga minta referensinya pak…

    Thx yah pak…

  3. affan said

    saya juga minta referensinya ya pak

    terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: