Asro Pun’ Blog

Proving pada Ultrasonic Flow Meter

Posted by asro pada 4 September 2009

Aliran turbulen dalam pipa sangatlah kompleks. Ia terbentuk dari sejumlah pusaran serta aliran dengan arah yang tidak beraturan lainnya. Turbine meter dan meter jenis mekanikal lainnya dengan sifat kelembamannya dapat menggabungkan/mengintegrasikan aliran turbulen ini, sehingga perubahan yang terjadi pada sebagian aliran pusaran tidak akan mempengaruhi hasil pengukuran. Perubahan hasil pengukuran hanya dipengaruhi oleh perubahan kecepatan alir secara keseluruhan (global flow rate). Hal ini juga akan membuat hasing proving menjadi lebih baik. Kalaupun terjadi sebaran pada hasil proving, ini semata-mata disebabkan oleh perubahan aliran global atau sifat non-linear yang ada pada elemen mekanik meter yang terjadi selama berlangsungnya proving.

Beda dengan meter jenis mekanik seperti dijelaskan diatas, Ultrasonic flow meter (UFM) mengukur kecepatan alir dengan menggunakan pulsa suara yang dikirim melalui satu atau lebih jalur dalam penampang pipa. Dengan cara ini, perubahan yang terjadi pada komponen aliran di jalur tersebut akan terdeteksi sehingga berpengaruh pada hasil pengukuran.  Selain itu, jalur pulsa tidak akan merangkum seluruh area penampang pipa, sehingga jalur pulsa tersebut bisa dianggap sebagai cuplikan (sample) pengukuran untuk keseluruhan aliran (global flow).  Oleh karena itu, hasil proving terhadap UFM lebih menyebar dibandingkan dengan meter jenis mekanik. Akan tetapi karena data hasil pengukuran ini merupakan cuplikan yang bersifat random, maka ia akan terdistribusi di sekitar nilai rata-ratanya.

Konsekuensinya, hasil proving dengan repeatability 0.05% selama 5 kali proving akan lebih sulit diperoleh pada UFM dibandingkan dengan meter jenis mekanik.  Untuk mengatasi permasalahan ini, maka proving pada UFM dilakukan dengan menggunakan prover dengan volume yang lebih besar dan/atau dengan menambah pelaksanaan proving seperti pada tabel berikut.

 UFM 5

Pengalaman/data di lapangan menunjukan bahwa dengan mengikuti arahan yang ada pada tabel ini, persyaratan repeatability hasil proving sesuai API MPMS Ch 4.8, Tabel A-1 untuk UFM bisa diperoleh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: