Asro Pun’ Blog

Process Equipment Control : (8) Distillation Control – Pump Around Reflux Control

Posted by asro pada 7 Agustus 2009

Selain binary distillation yang hanya menghasilkan dua jenis produk (produk atas dan produk bawah) seperti yang dijelaskan pada tulisan serie sebelumnya, banyak juga  jenis kolom distilasi yang menghasilkan banyak/lebih dari dua produk (multi produk).  Contoh kolom distilasi dengan multi produk adalah crude tower, vacuum tower dan fluid catalytic cracking unit (FCCU).

Pada kolom distilasi dengan multi produk, produk lainnya akan dikeluarkan dari bagian samping kolom (side stream).  Untuk menjaga spesifikasi produk samping, kolom distilasi juga dilengkapi dengan sistem kontrol produk samping. Salah satu contohnya adalah pump around flow control, seperti gambar berikut.

Distilasi Pump Around 1

Pada konfigurasi ini, pump around dikontrol dengan menggunakan flow controller (FC1).  Sedangkan side stream product dikontrol dengan menggunakan flow controller (FC2), yang terkadang di-cascaded dari column level controller atau analyzer controller.

Sebenarnya kegunaan dari pump around adalah menjaga kesetimbangan panas dalam kolom, dengan jalan mengambil/menghilangkan sebagian panas dari kolom.  Oleh karenanya,  pada kondisi tertentu akan lebih baik jika pump around dikontrol dengan menggunakan duty control, seperti gambar berikut.

Distilasi Pump Around 2

Apabila kolom distilasi dilengkapi dengan side stripper, maka konfigurasi kontrol untuk produk seperti terlihat pada gambar berikut, dimana side stream ditarik dari kolom menuju stripper dibawah kendali flow control (FC2) yang di-cascaded dari level control stripper (LC) atau bisa juga LC langsung menggerakan control valve tanpa melalui FC2.

Distilasi Pump Around 3

3 Tanggapan to “Process Equipment Control : (8) Distillation Control – Pump Around Reflux Control”

  1. Hendrik said

    Terima kasih atas ilmunya pak,

    Kalau boleh saya tambahkan, fungsi lain dari pump around dan pump back adalah:
    1. Untuk mempertajam distilasi (pump back untuk menjaga spesifikasi End Point, sedangkan pump around untuk menjaga spesifikasi Flash point dan Initial Boiling Point)
    2. Untuk memperkecil dimensi Tower.
    Dengan diambilnya sebagian panas dari tower maka dimensi dan beban dari tower serta reboiler dan kondensor akan berkurang.
    3. Efisiensi Energy
    Pump around yang diambil dari tower biasanya digunakan untuk memanaskan fluida lain, sehingga dapat menghemat pemakaian fuel yang seandainya dipakai di heater.

  2. kiky said

    salam kenal pak.

    aku mahasiswa smster 4 jrsn otomasi indstri, lagi butuh data2 tentang kontrol elektrik boiler berbahan bakar solar.

    mohon bantuannya. kalo bisa di kirim lewat email..sebelumnya terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: