Asro Pun' Blog

Bale Nagi

Posted by asro on 11 July 2008

Lia Lampo Menyala di Pantai Uste  – Orang Bekarang di Angin Sejo eee  –  Inga Pa mo Ema Jao eee  –  So Inga Ade mo Kaka Jao eee.

Pengga Ole mo Hura Liwa Tanjo Bunga  –  Malam Embo Hujan Po Rinte eee  –  Tanjo Bunga  Mekin Jao eee –  Sinyo Terdampar di Nagi  Orang  eee.

Bale Nagi Bale Nagi  Bale Nagi  Sinyo eee  –  No eee Kendati Nae Bero eee  –  Bale Nagi Bale Nagi  Bale Nagi Sinyo eee  –  No eee Kendati Nae Bero eee.

Ini merupakan syair sebuah lagu daerah yang sangat terkenal di daerah asal saya.  Lagu ini menceritakan tentang kerinduan seorang perantau (Sinyo) akan kampung halamannya (Nagi).  Saya selalu memutar lagu ini kalau sedang kangen dengan kampung. Terakhir kali pulang kampung setahun yang lalu, tepatnya Akhir Agustus 2007. Berikut adalah beberapa photo kenangan selama ada di kampung.

Photo ini diambil saat kami menyeberang dari Kota (Daratan Flores Timur) ke Tanah Merah (Pulau Adonara).  Ini adalah Selat (sempit) Larantuka.  Konon  arus (laut) di selat ini termasuk yang paling kencang di dunia, sama dengan di Selat Sape (Selat di sekitar Pulau Komodo – Flores Barat). Saat penyeberangan ini, kebetulan sedang tidak ada arus.  Kondisi tanpa arus seperti ini biasanya hanya berlangsung kurang lebih 1 jam, yaitu saat peralihan antara arus yang mengalir dari luar (yang oleh masyarakat setempat disebut Ole) dan arus yang mengalir keluar (yang disebut Hura) atau sebaliknya.

null

Sesaat setelah tiba di seberang (Tanah Merah),  yang terlihat didepan adalah gunung Ilemandiri di daratan Flores.

Saat menyeberang kembali ke Daratan Flores.
null

Gunung Ilemandiri, dilihat dari Pantai Sabuinapoar, Heras. Perhatikan warna air laut disekitar perahu (bawah tebing) agak Biru, itu karena disekitar situ lautnya sangat dalam, semacam palung laut.

Selat Larantuka, diambil dari atas mobil dalam perjalanan Larantuka – Maumere.

Nagi so mekin jaoh.

Teluk Konga, kurang lebih 40 km Barat Larantuka.

Gersang, tapi damai, membuat selalu rindu untuk pulang.

Advertisements

11 Responses to “Bale Nagi”

  1. iwanpuken said

    engko bua torang jadi rindu kampong, ho! So 5 taon te bale nagi po!

  2. Ancis said

    Thanks ama………………..
    moe bisa puaskan kerinduanku tentang adonara
    Bisa ka ne kita minta tuh foto2 buat taruh di kiita pung blog opu?
    SALAM KENAL………….. Ake Gelupa Mo Lewo Tana

    • asro said

      Terima kasih atas kunjungannya Ama, mo lewunk a? Adonara Barat ato Timur?

      • Ancis said

        Goe adonara barat, Wureh Waiwadan ama.
        terima kasih mo mampir te blog goen.
        napi moe pi tega ama?

      • asro said

        Goe di Dumai Sumatera. Goe ata Lewolere, tehik heti Homa-Waiwadan. Moe ata Wureh? Berarti kenal Pa guru asal Lewolere : Pa Gleten Kledden?

  3. Jan B. Lisen Djangun said

    Saya Jan B. Lisen Djangun tinggal di Meruya Jakarta Barat adalah BENAR PENCIPTA LAGU BALE NAGI. Lagu ini saya ciptakan pada Januari 1962 pada suatu acara di Seminari Mataloko Flores. Saya merasa bahagia, bangga dan bersyukur atas inspirasi yang dikaruniai Tuhan untuk mencipta lagu tersebut. Terimakasih atas semua komentar yang baik atas lagu BALE NAGI.

    • asro said

      Terima kasih Pa. Jan. Semua orang Nagi pasti tahu lagu BALE NAGI. Saya sendiri pertama kali mendengarnya di tahun 70-an (77-79), saat industri musik/kaset mulai ramai di NTT. Waktu itu saya di SMP Ndao Putri di Ende, jadi lagu ini sangat cocok untuk mengenang Nagi.

      • jandjangun said

        Terimakasih komentarnya untuk jelas lebih
        boleh membuka situs http://www.jandjangun@wordpress. Saya sebagai orang nagi ikut sibuk dalam kepanitiaan nasional 5 abad Tuan Ma di Nagi thn 2010.Benza Tuan Ma untuk kita semua. semoga segala rencana baik panitia berjalan dengan sukses. Lagu Bale Nagi selalu mengiringi acara-acara pertemuan sosialisasi Tuan Ma di setiap daerah.Jan Djangun- Jakarta. GBU

  4. Jan B. Lisen Djangun said

    Saya Jan B. Lisen Djangun tinggal di Meruya Jakarta Barat adalah benar PENCIPTA LAGU BALE NAGI.Lagu ini diciptakan pada Januaari 1962 di Seminari Mataloko Flores Saya bangga, bahagia dan bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan untuk dapaat menciptakan lagu tersebut. Terimakasih atas semua komentar yang baik atas lagu ini

  5. Fideligo said

    Opa Jan hebat ya…bikin lagu lagi opa..untuk Fidel dan Igo…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: